banner

The Path

Written by

Bagaimana jika kau bisa mengetahui bagaimana hidupmu di masa depan, dan sialnya kehidupan itu penuh kesengsaraan dan kepedihan, disebabkan kebodohanmu dalam memilih oleh karena dipenuhi nafsu, emosi dan kesenangan sesaat : entah itu memilih pasangan,atau… memilih jalan hidup…?
.
Saya yakin, pastinya, kau ingin kembali ke masa sekarangmu dan memperbaiki semuanya, bertindak lebih hati-hati, memutuskan setiap pilihan secara lebih bijak dengan nurut sesuai perkataanNYA dan bukan malah menuruti nafsu diri, serta akan berusaha sekuat tenaga untuk benar-benar merubah keadaanmu dimasa depan.
.
Well, i think its little bit crazy thought. So, lets change it…
.
Pernahkah kau merasa begitu menyesal, begitu pedih dan begitu kecewa di masa sekarangmu, dan begitu ingin kembali ke masa lalu dan memperbaiki semuanya, kembali ke masa tepat sebelum kau mengambil sebuah keputusan yang salah yang akhirnya membawamu ke keadaan yang begitu perih di masa sekarangmu ?
.
Well, i do… Kalau saya boleh kembali ke masa lalu, saya ingin kembali ke masa tepat sebelum saya masuk SMA, dan menjalani hidup saya dengan benar-benar serius, bukan malah main-main dan meremehkan masa muda.
.
But, thats nonsense, rite ???
.
Fine, lets get some more sense things…
.
Tahukah kita bahwa ada begitu banyak orang yang merasa sudah salah dalam memilih, termasuk ‘salah dalam memilih pasangan’, mendapati sebuah keluarga yang berantakan, kacau dan akhirnya membawanya pada keadaan yang dipenuhi kesengsaraan dan kepahitan, baik lahir dan batin ?.
.
Tahukah kita bahwa ada begitu banyak orang yang ingin kembali ke masa lalu mereka, masa tepat dimana sebelum mereka menikah, dan berusaha sekuat tenaga untuk lebih bijak dalam memilih pendamping hidup, mendasarkan pilihan mereka sesuai kriteria yang diberikan TUHAN (memiliki fondasi dan dasar yang kokoh), bukannya mendasarkannya pada apa yang diinginkan nafsu : rupa yang menawan atau harta yang berkelimpahan misalnya*.
.
Rupa yang menawan atau harta yang berkelimpahan mungkin akan memberi kepuasaan, namun hal yang perlu disadari adalah bahwa itu hanya untuk rentang waktu yang tidak terlalu panjang.
.
Dan hal yang perlu dicatat adalah : rupa mungkin akan ‘bertahan’ selama 5 atau 7 tahun, tapi fondasi dan karakter yang kokoh akan bertahan hingga pikiran sudah pikun, hingga mata sudah menjadi rabun, dan fondasi dan karakter itulah yang akan membuat dua hati untuk tetap bertekun sembari menunggu dunia dimana konsep tentang waktu sudah tidak ada.
.
______________________________
[Wait2, memilih pasangan ??? You said again.. ?? Bukankah jodoh kita ada di Tangan TUHAN yak ?? Emang kita bisa memilih (menentukan) jodoh kita sendiri ??? ] .
(Yup, i DO agree. Jodoh kita ada ditangan TUHAN, absolutely agree… Gak hanya jodoh, rezeki, nafas, sirkulasi darah, mekanisme detak jantung sampe getaran dan frekusensi atom didalam tubuh kita ada di Tangan TUHAN. Semua aspek keseluruhan atas hidup kita ada di Tangan TUHAN. BUT… => next sharing)
______________________________
.
[…to be continued…] .
Anwar Bastomi | @anwarbastomi.thefighter | @anwarbastomispirit | @anwar_technopreneur
Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *