banner

We (Still) Pray And Cry For Palestine – [Israel Dan Skenario Akhir Zaman]

Written by

Apa dua bangsa yang paling ironis di dunia ini, lintas batas negara, lintas generasi ?
.
Dunno bout ya, but according to me myself, those two nations are Israel dan Arab.
.
But, how come ?
.
Alright, first, lets talk bout Israel.
.
Israel adalah bangsa yang diistimewakan dahulu kala, sangat amat istimewa. Tapi bangsa yang pernah sangat diistemewakan ini juga pernah dianggap lebih buruk dari lembu atau keledai.
.
Bagaimana tidak ?
.
Lembu mengenal pemiliknya. Ketika pemiliknya memberi “intruksi” (misalnya ‘ho’ atau apapun, lembu akan menurutinya.
.
Keledai juga mengenal “palungan” yang disediakan baginya, tahu “kekangan” atau “batasan” yang diperuntukkan baginya.
.
Tapi Israel ?
.
Berkali-kali Firman TUHAN dinyatakan, berkali-kali nabi-nabi dikirim, tapi mayoritas dari mereka tetap bebal dan membelot. Bahkan mereka sampai hati membunuh para nabi.
.
(Jangan disalah-pahamkan, bebal berbeda dengan bodoh. Bangsa Yahudi adalah bangsa yang cerdas dan otaknya bener-bener maen. In case you do not know, bangsa Yahudi menguasai hampir semua sektor ekonomi dunia. Mereka yang berada di balik brand-brand terkenal. Mereka ikut menjadi dalang dalam menentukan kancah perpolitikan dunia. Mereka yang turut menyabet hadiah-hadiah nobel dalam bidang fisika, kimia bahkan hingga perdamaian – wait, perdamaian, seriously… ???). Ya, dikatakan bahwa mereka adalah bangsa yang menyabet nobel dalam berbagai kategori paling banyak dibandingkan dengan ras atau etnik lainnya.
.
(Pendiri Google [Sergrey Brin dan Larry Page] adalah seorang Yahudi. Pendiri facebook [Mark Zuckerberg*] adalah seorang Yahudi. Juga beberapa brand dunia lainnya, pasti ada keterlibatan orang Yahudi didalamnya – Starbuck, Levi’s – yang adalah diambil dari nama anak ketiga Israel a.k.a Yakub, Dell Computer, Disney and so on and so on. Tidak sedikit orang berdarah Yahudi yang juga menguasasi ranah perfilman – tidak sedikit aktor dan aktris Hollywood yang juga berdarah Yahudi).
.
“*Wait3 ? Katanya mark Zuckerberd pernah dibilang atheist, kok Yahudi sih ?”
.
Oke, kita perlu menelaah kata “Yahudi” secara etimologi, agar jika ada tulisan yang menyatakan “dia adalah seorang Yahudi yang atheist”, kita tidak dibingungkan (karena beberapa dari kita pastinya akan menganggap “Yahudi kan agamanya orang Israel ? Kok ada seorang Yahudi yang atheist”). Kita harus tahu konteks Yahudi sebagai agama dan juga sebagai bangsa (dan mulai kapan kata “Yahudi” merujuk sebagai agama). Kita juga harus tahu apa itu Judaisme. Soalnya, Anda mungkin akan mendapati pertanyaan “apa agamanya orang Yahudi ?”, sebuah pertanyaan yang konyol bagi beberapa dari kita.
.
…………………….
.
Fine, back to the topic.
.
Sekarang kita masuk bangsa kedua yang menurut saya agak ironis : bangsa Arab.
.
Saya katakan ironis karena disaat beberapa bangsa menikmati limpah ruah kekayaan dan kemewahan,, sampe-sampe singa dijadikan peliharaan, sampe-sampe mall disewa seharian hanya agar bisa belanja naik mobil sport kebanggaan, disisi lain beberapa bangsa lainnya dipenuhi ratapan, tangis bahkan jangankan berpikir tentang apa yang dimakan esok hari, besok masih hidup atau sudah mati saja sudah memenuhi ruang kekhawatiran dalam hati.
.
Saya tidak mengatakan bangsa arab tidak mau menolong saudara sebangsa mereka yang sedang menghadapi penderitaan atau peperangan ya, saya hanya bilang disaat beberapa orang begitu menikmati kemewahan yang bergelimangan, disaat yang bersamaan saudara sebangsa mereka sedang menangis tak karuan.
.
Pastinya banyak kegerakan bangsa arab yang juga membantu saudara sebangsa mereka di Palestina, hanya saya belum tahu ada seberapa banyaknya.
.
…………………….
.
Oke, kita tinggalkan sebentar cerita sekilas tentang dua bangsa diatas. Sekarang kita coba menelaah konflik paling lama, ya, paliiiing lama yang terjadi di timur tengah : konflik Israel dengan daerah Palestina.
.
Ya, saya katakan konflik Israel dengan daerah Palestine (dan bukannya konflik Israel dengan bangsa Palestine).
.
Konflik ini sudah terjadi semenjak ribuan tahun yang lalu, dimulai ketika Musa (dan saudaranya Harun) membawa bani Israel (kaum keturunan Israel a.k.a Yakub) keluar dari Mesir setelah generasi pertama bani Israel bersama Isra-EL / Yakub itu sendiri melakukan migrasi ke daerah Mesir pada masa paceklik ketika Yusuf menjadi orang paling berkuasa nomor dua di daerah tersebut.
.
Nabi Musa sendiri tidak terlibat dalam upaya masuk ke Palestina (dulu bukan Palestina namanya), sebab dia sudah wafat sebelum bangsa Israel bisa memasuki negeri tersebut dan akhirnya digantikan oleh Yusha (Yosua). Akibat kebebalan bangsa Israel, mereka harus muter-muter di padang gurun selama 40 tahun lamanya sebelum akhirnya berhasil memasukinya.
.
Semejak saat itu, daerah Palestina (bnd : Negeri Syam, Filistin, Kerajaan Israel) menjadi daerah sentral bagi orang Yahudi. Oh ya, btw, karena negara Palestina baru merdeka pada tahun 1988 – 43 tahun sesudah deklarasi kemerdekaan “Bangsa” Indonesia (meskipun belum semua negara mengakuinya secara de Jure), kita akan tetap menyebut daerah ini dengan Palestina, bukan Syam, bukan Filistin, hanya untuk memudahkan saja.
.
Beberapa negara yang masuk dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa memang sudah mengakuinya, terutama negara-negara yang termasuk OKI dan liga Arab, namun tetap saja yang belum mengakuinya juga tidak bisa dihitung menggunakan jari.
.
…………………….
.
Konflik bangsa Israel dengan daerah Palestina memang terjadi sudah ribuan tahun tahun lalu, tapi konflik bangsa Israel dengan bangsa Arab baru terjadi belum terlalu lama, terutama setelah datangnya kekhalifahan Islam yang menduduki hampir semua daerah di Timur Tengah, terus ke barat sampai ke Afrika (Mesir menjadi titik tolaknya), terus ke baraaattt hingga akhirya sampai ke selat Gibraltar dan masuk Spanyol.
.
(In case you do not know, misal ada yang tanya “loh kenapa yang booming terkait penakhlukan kekhalifahan Islam di Eropa kok hanya Spanyol saja, padahal kan Spanyol ada di Eropa bagian barat, ujung barat malah, sedangkan dari Asia (turki perbatasane) ke Eropa bagian paling barat bukannya harus melewati beberapa Negara ya, ie Bulagaria, Serbia, Kroasia, Austria, Italia, Prancis, and so on and so on ??? Simply speaking, gak mungkin bisa nyampe Spanyol kalo gak melewati daerah-daerah itu..? Kok gak ada sejarah yang membahas itu..? Kok kayak ke skip atau keloncati gitu.. ?
.
Ya karena lewatnya gak situ, lewatnya gak (benua) Eropa, tapi lewat Afrika (salah satu basisnya adalah Mesir). Jadi, setelah masuk ke Mesir, terus ke baraaat, sampe masuk selat Gibraltar yangmana dipimpin oleh salah satu Panglima Kekhalifahan Islam – Panglima Thariq pada waktu itu –> Dinasty Umayyah (kita juga harus tahu kenapa ada Bani Umayyah dan Bani Abbasyah, at least gambaran kita biar semakin lengkap).
.
Dan karena lewatnya lewat Afrika, itulah kanapa negara-negara di Afrika Utara kebanyakan akhirnya memeluk Islam, berbeda dengan negara-negara di Afrika Selatan pada waktu itu (lebih tepatnya daerah sih, karena entahlah apakah daerah-daerah tersebut bisa disebut sebagai sebuah ‘negara’ menurut definisi negara seperti sekarang ini).
.
…………………….
.
Oke, balik lagi.
.
Beberapa daerah di Timur Tengah, sebelum datangnya kekhalifahan Islam, adalah basis persebaran bangsa Yahudi (sejak kerajaan mereka disikat sama bangsa Babilonia). Setalah bangsa Babilonia disikat sama bangsa Persia, beberapa bangsa Yahudi balik ke Palestina (Yerusalem) untuk membangun kembali kerajaan mereka – dan juga untuk membangun kembali Baitul Maqdis/Bait Kudus/Bait Suci/Rumah Suci yang sebelumnya dibangun oleh Sulaiman. Sedangkan beberapa lainnya tidak balik dan menetap disana (yang akhirnya menyebar ke seluruh pejuru dunia). ==> Kedepannya, daerah Palestina (Syam, Kerajaan Israel) nanti di kuasai Kerajaan Romawi dan akhirnya kerajaan Romawi disikat juga sama Kekhalifahan Islam (Nanti diskusi juga tentang Perang Salib).
.
Bangsa Yahudi adalah bangsa yang tercecer di seluruh penjuru dunia, mulai dari Asia, Eropa, Amerika dan lain sebagianya. Di Timur Tengah sendiri, bangsa Yahudi tersebar di beberapa daerah, termasuk di daerah Arab.
.
Setelah Kekhalifahan Islam datang dan menduduki hampir seluruh daerah di Timur Tengah, bangsa Yahudi merasa terintervensi. (*Kita harus tahu, konsentrasi persebaran atau diaspora bangsa Yahudi terbagi menjadi dua : ke arah barat [Eropa] dan ke arah timur [Timur Tengah, Rusia dkk] => Sebab ini penting !).
.
Setelah adanya peristiwa holocaust di Eropa terhadap bangsa Yahudi (tmb : Jerman, Nazi, Adolf Hitler), ada kegerakan dari bangsa Yahudi untuk membentuk negara sendiri dan kembali ke Palestine. Akhirnya….. terciptalah Zionisme (gerakan mbalek ke bukit Zion yang ada di Yerusalem). Wait.. ??? Mbalek.. ? Emangnya itu milik orang Yahudi ya ???
.
Bukan hanya milik mereka, tapi bukit Zion adalah salah satu bukit yang teramat istimewahh bagi mereka.
.
Agenda zionist bukan hanya Bukit Sion dan juga Yerusalem, tapi semua tempat yang pernah dianggap tempat penting bagi nenek moyang mereka. Itu artinya termasuk Gunung Horeb dan Gunung Sinai (yang pada waktu itu masuk kedalam daerah kekuasaan Mesir – lebih tepatnya bangsa Arab yang akhirnya mendiami Mesir).
.
Bangsa Israel juga pernah kisruh dengan negara Mesir (lebih tepatnya bangsa Arab yang sekarang mendiami Mesir) pada tahun 1967 – 1973. Perang lumayan berat dan lama hingga ada agen ganda dari Mesir (orang Arab) yang bekerja untuk pemerintahan Mesir dan juga untuk pemerintahan Israel. Berkat dia, perang akhirnya bisa diredakan. Waittt… ? Agen ganda ?? bekerja untuk memata-matai nagaranya sendiri (Mesir) dan juga sekaligus memata-matai Israel serta secara bersamaan menjual informasi rahasia (strategi perang) negaranya untuk Israel…?? But how come… ??? Dig it deeper by yourself…
.
(Oh ya, in case you do not know, bangsa yang sekarang mendiami daerah Palestine bukanlah Bangsa Palestine[Filistin] sebagaimana bangsa yang ada pada waktu nabi Musa dan saudaranya Harun [lebih tepatnya Yusha/Yosua – karena nabi Musa sudah wafat sebelum berhasil memasuki daerah Palestine]) datang pertama kali dulu.
.
Mereka yang mendiami daerah Palestine sekarang adalah bangsa Arab yang bermigrasi ketika kekhalifahan Islam menduduki sebagian besar daerah Timur Tengah, termasuk daerah Syam (include Palestina) ini.
.
Begitu juga dengan Mesir. Bangsa yang sekarang mendiami daerah Mesir bukanlah bangsa Mesir yang sama pada zaman Firaun-firaun dahulu. Tapi mereka adalah bangsa Arab yang migrasi kesana pada masa pedudukan kekhalifahan Islam di Afrika.
.
(Ya iyalah, kan bangsa Mesir mati ditenggelamkan pada masa nabi Musa…
.
Noo, setalah peristiwa eksodus bangsa Israel dari Mesir, bangsa Mesir masih ada. Yang ditenggelamkan oleh ALLAH hanya firaun yang bernama Meneptah (Ramses generasi ke-II*) beserta bala tentaranya. Di kerajaan Mesir masih ada mbak-mbak, tante-tante, ibul-ibuk, anak-anak, pemuda dan pemudi Mesir. Setelah Meneptah / Ramses II * disikat di laut Tebarau [laut Merah], Mesir masih dipimpin oleh beberapa firaun. HINGGA, akhirnya Mesir disikat oleh bangsa Romawi [mungkin pernah tahu cerita Alexander Agung] dan kota Alexandria. Setelah beberapa tahun Mesir dikuasai Romawi, akhirnya Mesir ditaklukan kekhalifahan Islam dan direbut dari bangsa Romawi, dan akhirnya bangsa Arab migrasi ke daerah Mesir ini).
.
Sorry, continue next time, masiiihh panjaaaannggg….
,
Next wanna discuss bout Mossad -> “CIA”nya Israel, dan agenda utama mereka. Juga tentang perjanjian “Camp David” – salah satu potongan puzzle yang gak boleh dialpakan. Dan gak ketinggalan, tentang kenapa kok ada UEA (Uni Emirat Arab) dan juga ada Arab “Saudi” (dan apa maksud dari kata Saudi). Terus masalah Arab spring dan konflik yang terjadi di Siria, Irak, Jordania, Libya dkk dkk dkk.
.
Just for discussion topic. 🙂
.
Oh ya, btw, kita harus tahu kapan menggunakan kata zionist, kapan menggunakan kata Yahudi atau kata Israel. Zionist tidak merepresentasikan bangsa Yahudi atau bangsa Israel secara keseluruhan. Zionist adalah salah satu gerakan radikal sekelompok (banyak sih) orang yahudi dengan satu tujuan : mengembalikan kemasyuran Israel dengan cara yang buruk dan tidak berperikemanusiaan serta merebut (kembali) wilayah Palestina (termasuk didalamnya Yerusalem) dan beberapa wilayah yang menjadi bagian sejarah mereka.
.
Zionist adalah kelompok radikal – “ISISnya” orang Yahudi, YANG, mendapat legitimasi dan dukungan pemerintah Israel (bisa Anda bayangkan jika ISIS dulu mendapat legitimasi dan dukungan dari pemerintah Siria atau Irak ? )
.
Banyak pihak menentang gerakan atau kelompok ini, terutama dari orang Muslim, Kristiani dan juga Yahudi itu sendiri (Yahudi Ortodox – Yahudi yang persebarannya mengarah ke Timur -> Timur Tengah, Rusia) dan juga Yahudi Ortodox yang berada di Inggris, Amarika dan beberapa negara lainnya.
.
Wait,, ISIS..?? Bukannya ISIS (and Al Qaeda) itu bentukan Amerika ya, mendapat pelatihan dari Amerika ?? Orang Hillary sendiri kok yang bilang itu pas jadi Senat ? (Senat itu semacam MPR lah kalo di Indonesia, diatasnya DPR – masuk dalam lembaga legislatif negara. Selain menjadi senat, Hillary Clinton juga pernah menjadi sekretaris negara ).
.
Here’s the cut of the transcript :
.
“Let’s remember here… the people we are fighting today we funded them twenty years ago
… let’s go recruit these mujahideen.
“And great, let them come from Saudi Arabia and other countries, importing their Wahabi brand of Islam so that we can go beat the Soviet Union.”
.
And btw, we also hafta dig that thing deeper, so that our missunderstanding potency can be reduced…
.
……………….
.
Oh ya, kira2 perlu memasukkan bangsa Indonesia sebagai salah satu bangsa yang ironis juga gak ya.. ? => wanna discuss later too…
.
……………….
.
Note :
First, sorry kalo topik bahasannya gak detail, gak lengkap dan metal2
Second, any correction will be highly, so highly, very highly, appreciated
.
…………………………
.
Anwar Bastomi | @anwarbastomi.thefighter | @anwarbastomispirit | @anwar_technopreneur
Tagged on : #ayoberjuang #for_a_better_understanding

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *