banner

Pilihlah Pilihan yang Benar

Written by

Kita hidup dimasa dimana jutaan bit informasi bisa diakses dengan begitu mudahnya. Lusian informasi yang saling tumpang tindih, simpang siur dan nampak abu-abu tersebut bisa kita analisa, perbandingkan, dan buat kesimpulan atas referensi yang kita miliki.
So, For me myself, gak ada namanya ada orang yang dengan mudahnya bisa mencuci otak kita untuk mengikuti dogma / doktrin atau kebenaran “yang ia yakini”. Mungkin ada, dengan 2 alasan : saya terlalu tolol, saya hidup pada lingkungan sosial primitif dimana saya tidak bisa mendapati satu bukupun atau satu akses pun ke berbagai informasi yang sudah disebarkan
Kita bebas memilih jalan dan arah hidup kita, namun ingat, kita tidak bebas memilih kosekuensi atas pilihan yang sudah kita ambil, dan orang yang paling bertanggung jawab dan menanggung kosekuensi tersebut adalah diri kita masing-masing.
Semoga kita selalu diajar oleh YANG MAHA MENGETAHUI dan MAHA BIJAK untuk benar-benar benar memilih jalan hidup kita dan tidak menyandarkan pengharapan serta pengertian kita kepada manusia.
Karena, “terkutuklah mereka yang menaruh pengharapannya kepada manusia dan berpaling dari ketentuan-ketentuan ALLAH, TUHAN yang menciptakan semesta alam”.
Amen

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *