banner

Lilin Kehidupan

Written by

Setiap dari kita memiliki asset dan talenta yang diberikan oleh TUHAN dan kita diberi pilihan atas setiap hal yang terjadi dalam kehidupan kita. Waktu, Energi, Hidup, Nafas adalah mutlak pemberian dari TUHAN, dan Anda diberi pilihan untuk mengelola setiap aset dalam diri Anda.
Pilihan terjadi atas dasar keputusan akhir yang Anda buat dan keputusan seringkali dipengaruhi oleh berbagai faktor, internal maupun eksternal. Dan permasalahannya adalah, semua orang bisa mengambil keputusan atau kebijakan, tapi seberapa besar dari kita yang benar-benar bijak dalam melakukannya.
Kita diajarkan untuk terus belajar, memperbaharui diri kita, memikirkan segala hal yang terjadi dan mengambil pelajaran atas setiap hal dalam kehidupan kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Tidak selayaknya kita menutup diri atas berbagai hal dan berpandangan bahwa “kita adalah pribadi yang paling benar”. Kita perlu membuka diri kita, bercengkerama dengan “orang-orang di sekitar kita”, berdiskusi dan saling membangun dalam kebaikan.
Namun tidak selayaknya juga kita terlalu membuka diri terhadap segala perspektif yang diberikan orang lain, menerima pemahaman mereka – terlepas benar atau salah – atas dasar tidak ingin terjadi perselisihan
Jangan hanya berfokus pada “berbuat baik”, namun terlebih dari itu, prioritas kita adalah “berbuat benar”. Kita harus sadar bahwa apa yang kita anggap baik, hal tersebut belum tentu benar. Kita juga harus memahami bahwa apa yang manusia anggap baik, belum tentu baik berdasar pada pandangan TUHAN.
Untuk membiarkan lilin kehidupan kita menyala, kita harus menutup dan melindungi dengan “tangan kita”. Namun, jangan menutupnya terlalu rapat sebab hal tersebut malah akan bisa membuat lilin kehidupan kita padam dan berakhir menjadi orang-orang yang “terkungkung dalam kebenarannya sendiri”. Membiarkan tangan kita terbuka lebar juga merupakan hal yang tidak bijak sebab hal tersebut membuat lilin kita terombang-ambing dan tanpa kendali kita, membuatnya menjadi hal yang berbahaya, tidak hanya bagi kita, namun juga bagi orang disekitar kita.
Semoga kita selalu diarahkan untuk mampu mengendalikan lilin kehidupan kita, membuatnya menjadi berguna dan mampu menerangi sekitar kita. Dan semoga kita selalu diajarkan tentang bagaimana mengambil sebuah keputusan yang benar (tidak hanya baik) serta membuat kebijakan yang bijak.
In the name of GOD’s Holy Name, Amin.

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *