banner

Dasar yang Kokoh

Written by

Pada akhir zaman seperti sekarang ini, kita senantiasa dihadapkan oleh berbagai perosalan yang datang atas kehidupan kita, mulai dari masalah finansial, sosial, masalah kepribadian kita dan lain sebagainya. Masalah tersebut silih berganti, datang dan kemudian pergi satu per satu, menempatkan kita pada suatu keadaan yang penuh letih.
Kita memiliki satu pekerjaan rumah besar yang perlu kita selesaikan : Bagaimana cara menguatkan pribadi kita di tengah badai hidup ini, yang silih berganti ?
Cara yang paling bagus agar kita tidak terbawa arus banjir atau tidak roboh saat gempa adalah dengan mengokohkan fondasi rumah kita serta menguatkan pilar-pilarnya.
Pengokohkan fondasi memerlukan proses dan setiap proses memerlukan waktu, ketekunan dan kesabaran.
Namun ketika kita sudah melewati proses yang ada, kita akan siap ketika segala “bencana” yang akan ditimbulkan “si perusak” pada akhir zaman datang dan kita tidak akan ikut terbawa arus yang membinasakan.
May GOD always strengthen us and keep us in GOD’s endless mercies.
Amen

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *