banner

Berharap yang Benar

Written by

Semakin kamu berharap pada seseorang, semakin besar potensi kamu untuk dikecewakan. Dan pada dasarnya, tak seorangpun yang mengecewakan kita, kecuali harapan kita itu sendiri. Terkadang kita terlalu menuntut orang lain bisa sama seperti yang kita inginkan atau ekspektasikan sebelumnya, dan ketika kita mendapati bahwa mereka tidak dapat memenuhinya (dan tidak akan pernah bisa untuk memenuhi semua keinginan kita), disitu kita merasa sudah dikecawakan oleh orang tersebut.
Entah dalam ranah rumah tangga atau hubungan apapun, ada fase dimana kita mulai mengetahui karakter mereka secara hampir menyeluruh (saya katakan hampir karena yang mengetahui secara total mengenai diri kita adalah TUHAN). Dan disitu kita mulai dihadapkan pada kondisi yang agak “tidak biasa”.
Lantas, apakah ini berarti kita tidak boleh berharap pada siapapun ?
Mungkin lebih tepatnya adalah kita tidak boleh menuntut siapapun. Alih-alih menuntut, akan sangat lebih baik jika kita sama-sama menuntun dalam kebaikan, saling membentuk menjadi pribadi lebih baik, dan menasehari dalam kebenaran. Tujuan dari pernikahan bukanlah untuk saling menuntut dan menguak kelemahan dari masing-masing pribadi, melainkan untuk saling melengkapi dan menyempurnakan didalam kekurangan.
Mengenai berharap, kita diajar bahwa :
– Celaka bagi kamu yang menaruh harapan kamu pada manusia, dan bukan pada TUHAN SEMESTA ALAM, YANG MAHA KUASA, YANG MAHA ESA dan YANG MENELISIK KEDALAMAN HATI. DIA akan “menunjukkan” jalan-jalanNYA kepada orang-orang yang berserah kepada_NYA. Sebab jalan-jalanNYA adalah lurus dan tidak berujung pada kebinasaan –

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *