banner

Bagaimana Anda akan mempertanggungjawabkan kehidupan yang sudah diberikan kepada Anda ?

Written by

Setiap dari kita – terlepas kita seorang yang beriman, kafir maupun atheis – sudah diberikan hidup dan segala attribut yang melengkapinya : nafas, waktu, tenaga, pikiran , kehendak, perasaan dan lain sebagainya yang memang diperuntukkan sebagai bekal untuk menjadi -salah satu tujuan pertama kita sebelum Adam melakukan dosa dan mulai mengenal dosa- khalifah, pemimpin, seorang imam yang merajai !.
.
Kita diberikan kehendak bebas untuk memilih setiap jalan hidup yang ingin kita lalui. Namun perlu kita ingat bahwa : kita tidak bisa bebas memilih kosekuensi atas setiap pilihan yang kita ambil.
.
Setiap detail langkah, perbuatan dan ucapan kita akan kita pertanggung-jawabkan. Pertanggung jawaban berbicara tentang Anda harus menanggung akibat dari semua sebab yang Anda buat yang menghasilkan akibat tersebut. Anda juga harus siap memberikan jawaban logis (karena Anda sudah diberikan pikiran) atas setiap langkah yang Anda ambil.
.
………………………
.
Karenanya, penting untuk bertindak secara logis berdasar pada perspective yang telah menciptakan pikiran dan sejalan menurut Kehendak-NYA. Anda tidak bisa mencari-cari logika kebenaran Anda sendiri. Kebenaran sejati hanya berasal dari ALLAH, Sang Sumber segala pengetahuan. Dari hemat saya pribadi, semua yang dari manusia adalah kesalahan. Semua yang dari manusia hanya akan kebenaran relatif, hanya mengira-ngira definisi kebenaran.
.
Karenanya,ALLAH menurunkan nabi-nabi dan rasul yang diberitahu apa itu kebenaran dan bertugas menyampaikan kebenaran tersebut kepada manusia. Mereka tidak pernah diminta untuk “mencari” kebenaran jika hal tersebut mengandalkan pikiran manusiawi mereka sendiri tanpa melibatkan doa, puasa dan permohonan atas Kehendak ALLAH.
.
Doa, Puasa dan Firman ALLAH akan memberikan kita kekuatan untuk tetap berpegang teguh pada kebenaran !.

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Iman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!