banner

“MENGHARGAI SESUATU YANG “NAMPAK” TIDAK BERHARGA KARENA SUDAH TERBIASA” [Part 2a]

Written by
[Lanjutan dari Bagian I] .
HIKMAT KEDUA :
.
As i said before, it’s not bout the book, its something inside it, the note, the memory, and others..
.
Its not bout the book itself, but its bout “the written”..
.
Ya, itu bukan soal bukunya, buku diary kayak gitu sekilo juga berapa..
.
Bahkan itu juga bukan kertas-kertas yang ada didalamnya, juga bukan tentang lembaran-lembaran diantara covernya..
.
Itu soal tulisannya, apa yang tertulis didalamnya..
.
…………………………
.
SUB-BAB 1 : Tentang Pasangan, Tentang Tubuh Fisik yang akan Menua dan Kemudian Binasa dan Tentang Hati (Roh) yang “Tetap Muda” dalam Surga
.
Saya jadi ingat, seseorang pernah berkata, yang kurang lebih seperti ini,
.
“Kalau kita milih pasangan, jangan hanya dilihat fisiknya saja, tapi terlebih daripada itu, lihatlah sesuatu yang ada didalamnya, tentang rohaniahnya, tentang ‘isinya’, apakah hatinya selalu diisi dengan doa-doa, ketaatan dan Firman-firman dariNYA”..
.
Kalau sekadar buku diary, blangkrak ndek toko-toko, kamu bisa beli sekilo dua kilo..
.
Tapi buku diary yang sudah terisi dengan hal-hal yang baik, sesuatu yang penuh kenangan, itu gak bakal akan kamu temui di toko-toko..
.
Pun dengan pasangan (lawan jenis)..
.
Kalau sekadar lawan jenis rupawan, dan memikat mata, banyak kita temui, blangkrak..
.
Tapi bagaimana pasangan yang didalamnya sudah “terisi” dengan yang baik-baik, baik pikiran maupun hatinya..?
.
Dan juga..
.
Pada akhirnya, ketika kita sudah menua, dan akan meninggalkan dunia, menuju dimensi baru (yang semoga kelak kita akan dipertemukan lagi dengannya pada tempat yang sama), yang membuat dia istimewa bagi kita bukan tentang covernya, juga bukan kertas-kertasnya, tapi tentang “tulisan-tulisan”, dan juga kenangan-kenangan yang sudah kita susun bersamanya ketika masih didunia..
.
SUB-BAB 2 : Tentang Kehidupan dan…

 

Silakan dishare untuk baca-baca lagi nanti atau untuk berbagi kebermanfaatan jika memang menurut Anda artikel ini bermanfaat agar kita semua bisa menjadi saluran kebaikan.

  • Jika menurut Anda artikel ini bermanfaat, terimakasih jika sudah mau share agar semakin bisa bermanfaat bagi semakin banyak orang. Menjadi saluran kebaikan dan kebermanfaatan tidak akan pernah merugikan kita, malah kita akan mendapatkan kebaikan darinya, dan dari Yang Memiliki Segala Kebaikan
  • Jika Anda tergerak untuk menjadi penulis atau berbagi sesuatu yang bisa bermanfaat bagi lainnya di www.parapejuang.com, silakan klik link berikut. Ingat, hal-hal kecil jika dibagikan secara tulus hati dan konsisten niscaya mampu membawa dampak besar.
  • Mari berjuang untuk ptibadi yang lebih baik, keluarga yang lebih baik, masyarakat yang lebih baik dan bangsa yang lebih baik.

 
About Writer :

Hanya ingin menjadi anak yang baik, calon suami (dan ayah) yang baik dan hamba yang baik. Sebab, peran kita di dunia ini minimal melingkupi 3 hal diatas : peran sebagai seorang anak, peran sebagai seorang suami (dan ayah) dan peran sebagai seorang hamba.

Tagged on : #ayoberjuang #for_a_sweeter_family #for_to_be_a_better_men #untuk_menjadi_calon_imam_yang_baik


Browse Another Article at : #SpiritualDevelopment | #PersonalDevelopment | #FamilyDevelopment

 
Article Categories:
Para Pejuang Character

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *